Kayla Raditya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Jalani Aja Dulu!

Jalani Aja Dulu!

Jalani Aja Dulu!

Pandemi belum juga berakhir, begitupun keadaan dunia yang belum juga membaik. Semua ini tak pernah terbayangkan dalam hidup, ada pandemi yang belum juga berakhir satu tahun belakangan ini, dan membuat semua orang di dunia harus tetap di rumah.

Semua orang harus berada di rumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah, bermain di rumah, bahkan semuanya yang awalnya dilakukan di luar rumah harus berakhir dengan melakukan hal tersebut di dalam rumah karena adanya virus corona.

Virus ini begitu membahayakan, terlebih lagi bagi orang-orang yang tak memiliki imun yang kuat. Virus ini ada, dan bisa menyerang siapapun. Oleh karena itu, semua orang harus tetap di rumah saja atau harus memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan apabila ada keperluan penting untuk keluar dari rumah.

Belajar dari rumah bukanlah suatu hal yang mudah, dan bukan hanya sebatas belajar seperti biasa. Para siswa harus mengumpulkan niat yang lebih besar dibandingkan bersekolah biasa, mereka harus melawan rasa malas yang semakin menjadi-jadi saat belajar di dalam rumah.

Bahkan, banyak sekali siswa yang mengubah prinsip mereka yang awalnya,” Aku pengen dapat nilai bagus! Biar bisa ngelawan siswa-siswa lain!” sekarang kebanyakan dari mereka memilih untuk,” Yang penting dapat nilai.”

Mereka yang biasanya memiliki target untuk melawan dan bertanding kepintaran bersama siswa-siswi lain, kini tujuan utama mereka adalah melawan rasa malas. Bagaimana mereka bisa melawan siswa-siswi lain, sementara rasa malas dalam diri sendiri belum dilawan? Kebanyakan dari siswa-siswi menjadi malas untuk mengerjakan tugas, mengikuti zoom meeting, bahkan untuk membaca materi saja mereka malas.

Rasa malas ini juga berdampak bagi pendidikan para siswa. Pengetahuan para siswa berkurang, bahkan nilai mereka kebanyakan menjadi turun akibat rasa malas yang ada. Mereka lebih memilih untuk bermain hp, menonton film, dan melakukan hal-hal lain yang membuat mereka menjadi sosok yang pemalas.

Belajar dari rumah juga berdampak bagi mental para siswa. Kebanyakan dari mereka yang menjadi mengurung diri di dalam kamar setiap waktu, menjadi sosok yang introvert, dan banyak lagi yang membuat diri mereka berubah. Kebanyakan dari orang tua, hanya bisa menasehati dan pasrah menunggu hingga anak-anak mereka kembali bersekolah.

Selain itu juga, jaringan juga memiliki dampak yang besar dalam pembelajaran daring satu tahun belakangan ini. Para siswa yang tinggal terpencil kesulitan untuk mengikuti pembelajaran daring karena tak ada sinyal. Mereka terpaksa harus berusaha dua kali lipat untuk dapat mengikuti pembelajaran daring. Mereka harus berlari kesana kemari untuk mendapatkan sinyal, dan mungkin tak bisa mengikuti pembelajaran daring. Tak sedikit dari mereka yang kehilangan semangat belajar, kebanyakan dari mereka memilih untuk bermain.

Para siswa juga pasti menjadi kesepian, merindukan teman-teman yang biasanya bercanda dan tertawa bersama kini hanya bisa berkomunikasi melalui pesan atapun video-call. Mereka hanya bisa menghabiskan waktu berkomunikasi lewat telpon ataupun video-call. Pandemi ini menghambat komunikasi para siswa.

Para siswa pasti merindukan, bagaimana rasanya berada di sekolah, belajar, bermain, bercanda dan tertawa bersama teman-teman, dan menghabiskan hampir seharian berada di sekolah. Mengikuti ekskull, jajan di kantin, bahkan mungkin hanya berjalan-jalan di sekolah merupakan hal-hal yang mereka rindukan.

Yang bisa dilakukan saat ini hanyalah berdoa, dan harus bangkit meskipun hanya berada di rumah saja. Dan yang pasti kita jalani aja dulu! Tetap semangat meskipun berada di rumah, sebenarnya rumah bukanlah penghambat, kalau kita niat pasti bisa! Semangat untuk para siswa di Indonesia!

Salam Literasi!

Article by : Kayla Raditya R.

Haii! Namaku Kayla Raditya Ramadhani, biasa dipanggil Kayla. Aku lahir di Grobogan pada 07 Oktober 2007. Kini aku adalah seorang siswi yang bersekolah di SMP Negeri 1 Purwodadi. Aku memiliki hobi seperti bermain piano, memanah, membaca buku, dan menulis cerita. Cita-citaku menjadi diplomat. Untuk info lebih lanjut, yuk mampir ke instagramku! @/kaylaaradityaa

Terima kasiih!!

Alamat email : kaylaraditya2020@gmail.com

Nomor wa aktif : 0813-2703-8198


DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali