Kayla Raditya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Di Bawah Sinar Sang Rembulan
source gambar : https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fm.trubus.id%2Fbaca%2F36557%2Fakan-ada-supermoon-terakhir-di-tahun-2020-pada-bulan-mei-catat-tanggalnya&psig=AOvVaw29w7mio8cxrRdFSYnr7jlK&ust=1605614617572000&source=images&cd=vfe&ved=0CAIQjRxqFwoTCKCG5-SCh-0CFQAAAAAdAAAAABAD

Di Bawah Sinar Sang Rembulan

Lana berjalan dengan sedikit tergesa-gesa. Melirik sekilas jam yang terpasang di pergelangan tangannya, dan memutuskan untuk berlari. Kini sudah menjelang malam – dan ia akan pergi untuk menemui sahabatnya yang sudah lama ia tak temui. Hanya dengan berbekal satu lentera ia berlari menuju rumah pohon di tepi hutan dekat dengan tempat ia tinggal.

Ia bernapas lega , tanpa membutuhkan waktu lama , ia sudah sampai dirumah pohon. Ia melihat sekeliling , tak menemukan siapapun. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk melamun sembari mencecahkan kakinya di tepi sungai.

Tak lama suara derap langkah kaki memecah lamunannya. Ia menoleh kearah sumber suara dan langsung saja ia mendekapnya , mendekap insan yang lama ia tak temui.

“KANGEN!” Teriak Lana dan dibalas oleh teriakan tak kalah kencang Leena.

“AKU JUGAA!”

Dia adalah Leena , sahabat Lana yang baru saja kembali dikehidupannya , setelah sekian lama Leena pergi entah kemana – Lana tak mempedulikan tentang itu , yang terpenting ia bisa bertemu dengan Leena kembali. Langsung saja Lana menarik Leena – sahabatnya , menaiki tangga kayu dan naik masuk kedalam rumah pohon.

Dilihatnya rumah pohon yang lama tak mereka kunjungi. Tak ada yang berubah , lukisan-lukisan abstrak yang pernah mereka buat , beberapa foto mereka berdua yang sudah lama mereka ambil , dan juga beberapa tulisan tangan mereka.

“Ngga ada yang berubah ya,” Ujar Leena tersenyum sembari melihat sekeliling. Lana hanya mengangguk dan membiarkan Leena berkeliling dirumah pohon.

Ditemani dengan indahnya rembulan , mereka turun dari rumah pohon dan membawa satu lentera untuk dibawa berlari – lari riang kesana –kemari , mendaki bukit di sekitar rumah pohon , merendam kaki di tepi sungai , dan terakhir menangkap kunang-kunang yang lalu mereka masukkan kedalam sebuah toples kaca.

Inilah malam mereka , malam dimana dua insan saling bertukar cerita , saling tertawa dan bercanda , menyalurkan rasa rindu , dan bermain-main di bawah sinar sang rembulan.

Haii, lama ga nulis di sini:( But Insya Allah aku bakalan rajin upload karyaku! jadi stay tune yaa!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Baaaaaguuuuus!!

17 Nov
Balas

Waaah cerita kamu bagus bangeet!!

17 Nov
Balas

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali